PENYAJIAN DATA SEDERHANA DAN STRUKTUR DATA
Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat
dikarakterisasikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan
terhadapnya.
Data dapat dikategorikan menjadi :
1. Type data sederhana, terdiri atas :
a. Data sederhana tunggal, misal : Integer, Real, Boolean & Karakter
b. Data sederhana majemuk, misal : string
(tipe data ini diorganisasikan menjadi berbagai struktur data)
2. Struktur Data, terdiri atas :
a. Struktur data sederhana, misal : Array & record
b. Struktur data majemuk, terdiri atas :
- Linier, misal : Stack, Queque & linear linked list
- Non linier, misal : Binary tree
Kategori tersebut digunakan pada storage utama. Sedangkan untuk storage
tambahan, struktur data dikenal sebagai organisasi file.
Organisasi file terdiri dari :
1. Organisasi Sequential,
2. Organisasi Relative
3. Organisasi Indexed Sequential
4. Organisasi Multikey
Dua buah struktur data sederhana adalah array atau larik dan record atau rekaman.
- Array adalah struktur data yang terurut dan homogen, terdiri dari item yang sama typenya.
- Record adalah Struktur data yang boleh terdiri atas keterangan dari berbagai type data.
1. TIPE DATA SEDERHANA
Suatu jenis data tertentu akan disimpan didalam variabel yang sesuai
jenisnya. Jenis variabel menentukan rangkaian nilai yang dibutuhkan
sewaktu program dilaksanakan.
a. Bilangan Integer
Integer adalah Bilangan bulat yang tidak mengandung pecahan dan biasanya disajikan dalam memori komputer sebagai angka bulat.
Dalam aritmatika komputer integer disajikan dengan rumus :
N <= 2n-1 – 1
n merupakan jumlah bit didalam memori yang bersangkutan.
Ada 5 tipe data yang termasuk dalam kelompok ini antara lain :
Tipe Batas Nilai ukuran memory dlm byte
byte 0.....255 1
shortint -128...127 1
integer -32768...37267 2
word 0…65535 2
longint -2147483648…2147483647 4
Tipe data juga menentukan macam operasi yang bisa dilaksanakan.
Operator – operator yang bisa dikerjakan dengan integer antara lain :
Operator Kegunaan
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
Div Pembagian
Mod Sisa Pembagian
Pada operator Div, operasi pembagian dengan pemenggalan, hal ini berarti bagian pecahan akan hilang.
Contoh :
3 div 4 = 0 seharusnya 0,75
b. Bilangan Real
Bilangan Real adalah Bilangan numerik yang terdiri dari bilangan
Pecahan dan bilangan Tak rasional. Jenis data rela ditulis menggunakan
titik atau koma desimal.
Bilangan real disimpan ke dalam
memori komputer memakai sistem Floating Point Merupakan versi yang
disebut notasi ilmiah atau Scientific notation.
Penyajian data
terdiri atas dua bagian : mantissa (pecahan) dan index yang disebut
eksponen atau karakter yang menetapkan tempat dari titik radix terhadap
digit tersebut.
Secara umum bilangan real (X) memiliki rumus :
X = M * R E
Dimana M dijadikan pecahan, R adalah radixnya dan E merupakan eksponennya.
Dua kesukaran yang mungkin timbul di dalam aritmatika bilangan real ialah :
1. Pembatalan dua bilangan dekat tetapi tidak sama, dari tanda yang
berlawanan sebagai hasil dari suatu penambahan (disebut kehilangan arti)
2. Kelebihan bilangan karena proses pembagian diakibatkan oleh bilangan pembagi yang kecil.
Ada 5 macam data yang terdapat dalam bilangan real antara lain :
Tipe Batasan Nilai Digit Ukuran dlm byte
Real 9 x 10-39…1.7 x 1038 11 – 12 6
Single 1.5 x 10-45…3.4 x 1038 7 – 8 4
Double 5.0 x 10-324…1.7 x 10308 15 – 16 8
Extended 1.9 x 10-4951…1.1 x 104932 19 – 20 10
Comp -263 + 1 … 263 – 1 19 – 20 8
Operator yang bisa dioperasikan pada tipe data real adalah :
Operator Kegunaan
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian
c. Boolean
Suatu
variabel boolean atau logikal hanya dapat berisikan nilai true dan
false, yang kerap kali dinyatakan pula sebagai 1 dan 0. Oleh karena itu
sebuah satuan data dapat cukup berisi satu bit saja.
Beberapa macam tipe data boolean antara lain :
Tipe Range Ukuran dalam byte
Boolean Byte-sized 1 (8 bit)
ByteBool Byte-sized 1 (8 bit)
WordBool Word-sized 2 (16 bit)
LongBool LongInt-sized 4 (32 bit)
Operator yang digunakan pada tipe data Boolean adalah Operator Relasional. Operator Relasional tersebut antara lain :
Operator Kegunaan
= Sama Dengan
< Lebih Kecil dari
> Lebih Besar dari
<= Lebih Kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
d. Karakter
Karakter
adalah tipe data yang didefinisikan merupakan himpunan karakter yang
dikenal komputer dan biasanya tersaji dalam tabel ASCII.
Karakter yang dikenal dalam komputer biasanya mencakup :
1. 26 Huruf Besar Latin
2. 26 Huruf Kecil Latin
3. 10 Digit Arab
4. Karakter Khusus ( aritmatika, tanda baca, dll )
5. Ruang Kosong atau Blank
6. Karakter Pengendali
Tipe data Karakter hanya dapat menampung satu karakter saja dan mengalokasikan satu byte memori.
Default dari variabel yang dideklarasikan dalam tipe data karakter adalah 256 kecuali ditentukan terlebih dahulu
Contoh :
Var
Kalimat : String;
Nama : String[25]
Alamat : String[30]
Operasi yang berlaku terhadap string / karakter antara lain :
1. Len (String)
Adalah Operasi untuk menghitung length atau panjang String.
2. Concat(S1, S2)
Adalah Operasi Concatenation atau penyambungan 2 buah string
3. SubStr(S, i, j )
Adalah
Operasi untuk membuat suatu string baru dengan cara mengambil beberapa
karakter berurutan dari suatu string yang diketahui.
Dimana S = String, i = Mulai Pengambilan string, j = Jumlah string yang diambil
4. Insert(S1, S2, j)
Adalah Operasi yang menyisipkan string S2, Di dalam String S1.
Sedemikian
sehingga karakter pertama dari S2 mengantikan posisi karakter ke j dari
S1, Selesai dengan seluruh karakter string S2 dilanjutkan lagi dengan
sisa string S1.
5. Delete(S, i, j)
Adalah Operasi yang berfungsi untuk menghapus substring yang panjangnya j, bermula dari posisi ke i dari S
Tidak ada komentar:
Posting Komentar